RSS

KEMUHAMMADIYAHAN : KAJIAN HISTORIS IDIOLOGIS DAN ORGANISASI

17 Mei

Latar belakang muhammadiyah.
M. Jindar tamimi (1990) menyebutkan ada dua faktor : faktor subyektif dan objektif. Faktor pertama berkaitan langsung dengan perjalanan biografi pribadi Ahmad Dahlan, sedangkan faktor kedua berkaitan dengan kondisi internal dan eksternal bangsa indonesia. Kondisi internal menyangkut islam indonesia, sedangkan eksternal menyangkut pengaruh-pengaruh asing.
Saifullah (1997) menyebutkan dalam tesis masternya ada empat faktor: pertama, faktor aspirasi pendiri, yakni ahmad dahlan. Kedua, faktor realisasi sosia-agama di indonesia. Ketiga, faktor realitas sosio-pendidikan di indonesia. Keempat, faktor realitas politik islam Hindu-belanda.

Realitas sosial agama indodnesia
Ada dua faktor yaitu, pertama masalah internal umat islam sendiri yang dalam melaksanakan ajaran islam tidak murni sesuai dengan Al Quran dan Hadits penuh dengan bid’ah, kurafat dan takhayul. Kedua, masalah eksternal yakni yang berkenaan dengan penetrasi ats misi kristen.

Realitas sosial pendidikan
Sistem pendidikan yang bersifat dikhotomik, pendidikan tradisional pesantren dan pendidikan modern barat. Hal inilah yang mendorong Ahmad Dahlan mendirikan lembaga pendidikan yang memadukkan dua sistem tersebut, maka ada perpaduan antara semagat islam dan semangat barat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.

Realitas politik islam hindu belanda
Realitas politik yang dihadapi oleh Ahmad Dahlan dapat dipisahkan menjadi dua priode yakni politik Hindia Belanda sebelum C.S Hurgronje dan setelah Hurgronje menjadi penasehat kolonia belanda. Priode pertama belanda menerapkan kebijakan agar umat islam tidak berontak dengan mempersulit pengamalan ajaran islam. Priode kedua, belanda melakukan kebijakan ganda, satu pihak memberikan kebebasan beragama terutama ibadah mahdhah, dipihak lain melarang kegiatan-kegiatan yang bersifat pencerdasan dan kesadaran politik.

Proses pendirian muhammadiyah
Sebelum muhammadiayah resmi didiklarasikan , ada lima langkah yang telah diambil oleh Ahmad Dahlan sebagai proses awal untuk mendirikan muhammadiyah . langkah-langkah ini adalah (a) beerdiskusi dengan guru-guru Kwekschool; (b) berdiskusi dengan orang-orang dekat untuk mencari nama yang tepat bagi organisasi yang akan didirikan; (c) mengajukan permohonan kepada Hoofdbetuur Budi Oetomo agar mengusulkan kepada pemerintah Hindia Belanda untuk berdirinya Muhammadiyah, Muhammadiyah : dan (e) memproklamirkan berdirinya Muhammadiyah.

Didirikannya lembaga pendidikan oleh ahmad dahlan
Pada tahun 1911 ahmad dahlan mendirikan sekolah rakyat bernama madrasah ibtidaiyah diniyah islamiyah yang menggabungkan dua sistem pendidikan yaitu sistem pesantren dengan sistem pendidikan barat. Dengan memadukan dua sistem yang berkembang pada waktu itu ahmad dahlan berharap bisa mencairkan pembagian masyarakat yang selama ini terpilah secara dikotomik. Misalnya masyarakat abangan dan santeri. Jumlah murid yang pertama hanya sembilan orang, itupun dari keluarga sendiri. Dalam tempo setengah tahun muridnya bertambah dua puluh orang terdiri dari putra dan putri.

Maksud dan tujuan muhammadiayah.
Maksud dan Tujuan muhammadiayah ini sejak berdirinya telah mengalami telah mengalami perubahan tujuan sebanyak 7 kali. Tujuan terahir hasil muktamar ke-44 tahun 2000 di jakarta adalah “Menegakkan dan menjunjung tinggi agama islam sehingga terwujud , masyarakat islam yang sebenar-benarnya“.

Ortom-ortom dalam muhammadiyah
Aisyah
Pemuda Muhammadiayah
Nasyiatul Aisyiyah
Ikatatan Mahasiswa Muhammadiyah
Ikatan Pelajar Muhammadiayah
Tapak Suci Putra Muhammadiyah
Hizbul Wathan

Jalan politik muhammadiayah
Muhammadiyah sejak awal terlibat aktif dalam persoalan kebangsaan dan kenegaraan, misalnya ikut serta dalam merumuskan dasar negara. Sikap politik muhammadiyah telah jelas, bahwa muhammaditah tidak berpolitik praktis, namun dalam kondisi tertentu harus mengambil sikap politik yang jelas, misalnya melenyapkan penjajah, menumpas PKI, mengusulkan kepada pemerintah untun memasukan nilai-nilai dalam Undang-Undang.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Mei 2012 in solo

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: